Mencoreng Nama Institusi Pendidikan, STIMI YAPMI Makassar Melanggar Hak Dosen

Hendrayani Kadir adalah seorang tenaga pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIMI) Makassar, institusi pendidikan dibawah YAPMI Makassar. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan No. 51/SK/YAPMI/V/2018 tentang Pengangkatan Dosen Tetap STIMI YAPMI Makassar Tertanggal 14 Mei 2018. Dalam Surat Keputusan, Hendrayani Kadir diupah sebesar Rp. 2.750.000 (Dua Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Rupiah) dan mengajar […]

Mengetuk Nurani Hakim: Bara – Baraya Menanti Keadilan

Makassar, 12 Juni 2023 – Derden verzet yang ditempuh melalui Pengadilan Negeri Makassar adalah upaya warga Bara – Baraya mencari dan menemukan kembali keadilan hukum, sekaligus menghentikan upaya perampasan tanah oleh mafia tanah atas tanah milik warga Bara – Baraya.  Dalam proses persidangan Derden verzet, warga Bara – Baraya selaku Pelawan telah berhasil membuktikan penguasaannya […]

Jaksa Penuntut Umum Gagal Memahami Kekerasan Berbasis Gender (KBG) dalam Melakukan Penuntutan

Dalam Duplik Penasehat Hukum R (Terdakwa) yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Makassar pada tanggal 8 Mei 2023. Kuasa Hukum R menyampaikan beberapa pandangan bahwa fakta peristiwa yang terungkap dalam persidangan adalah respons yang diberikan oleh Terdakwa akibat adanya relasi kuasa yang timpang dimana Terdakwa berada dalam relasi kuasa yang inferior. Terdakwalah yang telah kerap kali […]

Tidak Ada Nyawa Seharga Smelter, Usut Tuntus Kematian Nuruu Saali!!

Sejak ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian Nuruu Saali (18 Oktober 2022), berkas Bripda Kasman masih tertahan di meja penyidik Polisi Daerah (POLDA) Sulawesi Selatan. Berdasarkan Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan, penyidik telah merampungkan berkas perkara dan telah mengirim berkas perkara (Tahap I) ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, namun berkas tersebut […]

Polisi yang Todong Anak dengan Senjata Api Dituntut Ringan, Abaikan Keadilan Anak dan Langgengnya Kultur Kekerasan Polri

Polisi yang todong anak 13 tahun di Bone dengan senjata api pada 18 November 2021 lalu dituntut 6 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum. Di tengah sorotan publik terhadap kultur kekerasan di institusi Polri, penuntut umum tidak mempertimbangkan status terdakwa yang merupakan anggota Polri sebagai alasan yang memberatkan. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan berlangsung pada […]

Skip to content