Home / Berita Media / Soal Penyekapan 3 Bocah, LBH Makassar: Ini Kejahatan Serius

Soal Penyekapan 3 Bocah, LBH Makassar: Ini Kejahatan Serius

Rakyatku.Com – Dugaan perlakuan tak manusiawi terhadap 3 bocah di Makassar, terus menjadi sorotan. DV (7), FN (2,5) dan AW alias OW (10), ditemukan dengan kondisi fisik penuh luka diduga akibat penganiayaan.

Atas kasus tersebut, Advokasi Publik LBH Makassar Azis Dumpa mengatakan, tindakan tersebut sebagai kejahatan serius.

“Kekerasan terhadap anak tidak bisa ditoleransi sama sekali. Setiap anak harus dipastikan terbebas dari tindakan tidak manusiawi, apalagi sampai nengalami penyekapan dan penganiayaan. Sehingga sudah sehrusnya pelaku diproses hukum pidana dan diberikan hukuman maksimal,” ungkap Azis, Senin (17/9/2018) malam.

Kasus tersebut menurut Azis, harus dituntaskan secara hukum. Namun psikologi para korban pun harus tetap menjadi perhatian pihak terkait.

“Kami berharap kasus ini tidak hanya berakhir pada proses hukum. Sebab ketiga anak tersebut, harus segera mendapatkan penanganan medis dan psikis. Karena tentu anak akan mengalami trauma. Dan membutuhkan  penanganan khusus agar pulih kembali,” tambahnya.

Pihaknya juga mendukung upaya yang dilakukan tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar, yang dengan cepat memberikan perlindungan terhadap korban.

“Kami juga mendorong, agar kasus ini diungkap secara menyeluruh. Apa motif pelaku melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap anak. Termasuk kemungkinan dugaan perdagangan anak,” tambahnya.

Sebelumnya, anggota Polsek Panakkukang bersama dengan P2TP2A mendatangi TKP penyekapan 3 anak di Jalan Mirah Seruni Ruko FF pada Minggu (16/9/2018) sekitar pukul 23.00 Wita, setelah ditemukan dua orang anak-anak  yang diamankan oleh ibu RT setempat.

Ahmad mengatakan, anggota P2TP2A melakukan koordinasi dengan anggota Polsek Panakkukang untuk mendatangi TKP, lantaran menurut informasi dari warga setempat, masih ada anak yang disekap di dalam ruko FF.

Saat anggota Polsek Panakkukang bersama anggota P2TP2A mendatangi dan melakukan pengecekan di Ruko FF di jalan Mirah Seruni, pemilik ruko FF, tidak ada di rumahnya.

Check Also

Oknum Polisi di Barru Setrum Sopir Truk, LBH Makassar Minta Kapolri Turun Tangan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Aktivis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, mengecam oknum polisi di Barru yang diduga menyekap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *